Upaya Online dengan Website yang Cepat

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Apa yang membuat sebuah website atau toko online bisa cepat dibuka atau diakses? Pertanyaan bisa saja dijawab secara awam. Misalnya, dengan alasan perlu koneksi internet yang cepat. Namun, jika ditelusuri lagi akan banyak faktor penyebab kecepatan sebuah website terjadi.

Di Indonesia sendiri koneksi internet belum merata kecepatannya. Bisa dibayangkan, rata-rata kecepatannya menurut data yang dilansir CNN Indonesia, kedua terbawah di antara 45 negara di dunia. Internet yang relatif cepat biasa hadir di kota-kota besar, menggunakan jalur fiber optik.

Konten artikel ini sengaja ditujukan untuk kamu yang baru memulai bisnis online, seperti blogger pemula, pemilik website perusahaan, atau pemilik toko online. Ada tujuh hal yang bisa kamu perhatikan dan lakukan untuk memperbaiki kecepatan website-mu.

Kecepatan website memang menjadi isu penting di dunia online. Alasan mendasarnya, orang atau pengunjung akan malas menunggu lama hanya karena sebuah laman website lama untuk dibuka. Inilah alasan faktor kecepatan akses menjadi salah satu reputasi dan kesuksesan dalam mengembangkan bisnis online.

Berdasarkan studi kasus yang dilansir situs web webfx.com, ada banyak pelajaran penting terkait kecepatan website harus menjadi prioritas tinggi dalam membangun sebuah website yang mapan dan hebat. Dalam laporannya, dibuktikan bahwa memiliki website yang lambat akan berdampak negatif pada SEO, pendapatan, tingkat konversi, kegunaan, dan UX (User Experience).

Isu kecepatan untuk para blogger pemula, pemilik toko online, atau pun pemiliki website korporate ditujukan yang masih baru memulai, karena in menjadi faktor penting, sebagai bagian menyiapkan sistem untuk melayani pengunjung. Layanan hosting dan pilihan VPS menjadi faktor kecermatan untuk menentukan isu kecepatan loading.

Sekadar pengingat, sejak Juli 2018, Google mempertimbangkan kecepatan sebuah website menjadi faktor untuk menentukan peringkat pencarian pada versi seluler. Nah, ini soal faktor kecepatan sudah merambah di wilayah SEO. Maka perbaiki dan evaluasi guys, versi kecepatan website di sisi tampilan mobile.

Berikut ini tip cepat mengenali faktor kecepatan sebuah website.

Audit Kecepatan Website

Sebagai salah satu acuan untuk mengevaluasi kecepatan sebuah website, Google menyediakan layanan gratis Google Speed Fast. Layanan ini memudahkan pemilik atau pengelola website dalam mengevaluasi kecepatan website-nya. Seminggu sekali coba test, apakah ada penurunan kecepatan, seiring dengan konten yang kamu unggah. Dalam layanan ini pun ditunjukan hasil kecepatan berdasarkan versi mobile dan desktop. Saran-saran perbaikan, misalnya soal kompresi image, CSS, dan JS, atau seberapa lama respon ke server.

Optimasi Image atau Foto

Masih ingat apa yang dikatakan Mark Zuckerberg saat berkunjung ke Indonesia? Ia menyarankan begini, karena internet di Indonesia tergolong lambat, salah satu menyiasatinya adalah dengan memperkecil ukuran file image/foto. Unggahlah image yang sudah dioptimalkan. Selain akan mempermudahkan kamu saat meng-upload, pengunjung website pun akan merasa ringan dan lebih cepat membuka laman situs-mu.

Cara yang paling mudah, pergilah ke aplikasi olah foto, seperti Photoshop untuk di desktop atau aplikasi editor foto yang lain untuk mobile. Simpan file dalam ukuran antara 30 kb hinggan 50 kb. Di Photoshop, kamu bisa menyimpan dalam pilihan save as for web, bisa gunakan format penyimpanan dalam .jpeg atau .png dengan pilihan ukuran medium.

Skrip plugin kompresi image tambahan bagi pengguna WordPress, bisa menggunakan WP Smush. Lebih dari 1 juta pengguna memakai plugin ini.

Cara memperkecil ukuran file foto dengan fitur save as for web di Photoshop.

Menggunakan Plugin Cache

Khususnya pengguna website berbasis content management system (CMS) seperti WordPress, ada banyak plugin cache untuk mempercepat loading website. Plugin ini membantu pengunjung yang telah datang dalam penyimpanan file temporer secara otomatis di browser-nya. Hingga proses loading data selanjutnya menghemat waktu dan biaya; tidak terus menerus langsung ke server/hosting.

Plugin cache tersedia dalam berbagai versi gratisan dan berbayar. Tentu saja optimalisasi kinerja plugin berbayar akan lebih optimal dibandingkan yang gratisan. Tugas plugin cache akan mengkompresi dan membantu memperingan loading website, dari sisi image, kompresi skrip, dan database.

Plugin cache yang direkomendasikan antara lain Litespeed Cache dan WP Fastest Cache. Plugin yang pertama untuk pengguna hosting di Dewaweb biasanya sudah langsung terpasang otomatis.

Membersihkan Komen dari Spam

Komen-komen sampah yang menyisipkan backlink akan walaupun yang masuk ke dalam fitur komen yang tidak ditayangkan (publish) tetap menjadi bagian yang memperberat proses loading. Hapus saja bro dan lindungi dengan fitur antispam.

BACA JUGA:

Web Security: Pesan Penting untuk Pengguna Website

Gunakan Theme yang Ringan

Theme atau template salah satu faktor yang membuat sebuah website cepat diakses. Tugas theme menampilkan desain website agar konten website lebih mudah dibaca dan diakses oleh pengunjung.

Ada bagian skrip dalam theme seperti HTML, Javascript, CSS, yang jika tidak ada sistem kompresi bisa membuat sebuah website menjadi berat. Semakin banyak penggunakan kedua bahasa pemrograman tersebut website menjadi relatif berat diaktif. Maka pilihlah template yang ringkas dan memiliki fitur bisa “memadatkan” atau mengkompresi kedua skrip tersebut.

Optimasi Kecepatan pada Tampilan Mobile

Lebih dari 70% trafik berasal dari pengguna mobile ke website/toko online. Faktor kecepatan menjadi penentu apakah pengunjung mau membuka suatu alamat url atau tidak. Maka responsive design menjadi kebutuhan penting untuk website/toko onlinge. Melalui responsive design, tampilan website akan menyesuaikan secara otomatis ketika dibuka diberbagai ukuran gadget, dari handphone, tablet, hingga versi desktop.

Google sendiri menawarkan layanan AMP (Accelarate Mobile Page) sebagai salah satu jalan tengah agar situs-situs website bisa diakses dengan cepat. Terlepas dari plus dan minus-nya, situs web yang memasang fitur AMP akan lebih mudah dibuka pada koneksi internet yang relatif lambat. Nah, bagi pengguna CMS seperti WordPress bisa memanfaatkan plugin AMP (Accelarate Mobile Page).

Memilih Layanan Cloud Hosting

Ini bagian penting sebagai fondasi mendirikan website atau toko online. File website dan database akan diletakkan selama berbulan-bulan hingga tahunan dalam hosting, selama aktivitas online-mu berlangsung. Maka selain layanan 24/7 untuk teknikal support, perhatikan pula spesifikasi CPU dan memory server yang digunakan. Lokasi pilihan tempat server hosting berada juga menjadi bagian saran penting lainnya. ­­Maka carilah layanan hosting yang cukup tepat.

Pertama kali melakukan instalasi dan configurasi website di hosting/server/cloud tanya langsung bagaimana mengoptimasi kecepatan di sisi server. Hal ini juga untuk mengukur seberapa bagus layanan dukungan teknis di hosting yang kamu pilih.

Dewaweb bisa menjadi salah satu alternatif penting dalam memilih layanan penyedia cloud hosting. Salah satu layanan cloud hosting pertama di Indonesia dengan standard ISO. Dewaweb bisa menjadi solusi cloud hosting untuk alasan keamanan dan kecepatan untuk website kamu. Nah, yang menarik, ada garansi hingga 3 bulan uang kembali untuk menggunakan layanan hosting di sini.

Sebagai layanan hosting murah, Dewaweb menawarkan berbagai tingkat kebutuhan hosting yang bisa kamu sesuaikan menurut anggaran dan goal (tujuanmu) untuk mengembangkan website atau toko online. Khusus untuk para blogger pemula bisa memulai menggunakan layanan hosting dengan tarif sewa Rp20.000 per bulan atau kurang dari 700 rupiah per hari.

Kesimpulan

Nah, sekarang sudah tahu tahu kan dampak negatif dari performa website yang lambat? Website yang lambat akan berdampak negatif pada SEO, pendapatan, tingkat konversi, kegunaan, dan UX (User Experience). Untuk mengevaluasi sudah ada tujuh saran di atas untuk pemula yang ingin mengoptimalkan kecepatan website-nya.

Kecepatan website hanyalah salah satu faktor yang memungkinkan sukses di ranah online. Ada banyak faktor lain seperti keamanan, cara kamu mengelola konten, cara mendatangkan trafik secara organik atau berpromosi, serta strategi bisnis dan digital marketing.

Nah, apa pun kegiatan online mu, akhirnya memang akan banyak urusan teknis terkait optimasi kecepatan website. Keep learning dan segera take action untuk penjadwalan dan memperbaiki menjadi fokus dan bagian mindset dalam pengelolaan website sebagai bagian dari bisnis online. Karena perubahan akan selalu terjadi di area teknologi informasi yang memprioritaskan pengalaman dan kenyamanan penggunaan (user) dalam mengakses sebuah website.

Foto Viktor Kiryanov on Unsplash

Share.

About Author

adib

Adi Baskoro, seorang pengembang konten, web, & social media ads enthusiast, tinggal di Bogor. Sampai saat ini tertarik pada konten pemasaran online, how to, dan tema sains-teknologi.

Leave A Reply